Bulutangkis Indonesia pada 2017 Tak Bertaring?

Torehan gelar super series Indonesia dalam empat turnamen awal tahun ini mendekati hasil terburuk yang pernah dialami pada periode 2015. Dari empat gelaran super series, Indonesia hanya berhasil meraup tiga gelar juara yang didapatkan dari satu sektor, yakni ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya.

Pada 2015, dari empat turnamen super series awal tahun itu, Indonesia hanya mampu meraih dua gelar juara pada Malaysia Open dan Singapore Open. Semua gelar itu diraih oleh satu sektor, yakni ganda putra.

Padahal, pada 2016, Indonesia mencatatkan hasil awal tahun dalam empat turnamen awal super series yang cukup bagus. Dari segi jumlah, Indonesia meraih lima gelar dan semua gelar itu didapatkan dari sektor yang hampir merata seperti, tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Pada pertengahan Juni 2017 nanti, gelaran akbar Indonesia Open pun akan dimulai. Apakah wakil Indonesia akan ada yang pecah telor dengan meraih gelar di kandang sendiri? terakhir kali wakil Indonesia meraih gelar di kandang sendiri tepat pada empat tahun lalu yakni 2013, gelar diraih oleh ganda putra andalan saat itu, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Mungkin masih butuh waktu untuk kebangkitan bulutangkis Indonesia yang kini baru dikelola oleh Susi Susanti dkk.

 

1 thought on “Bulutangkis Indonesia pada 2017 Tak Bertaring?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.