Transfer Neymar, Bukti Kapitalisasi Sepakbola?

Neymar Da Silva Santos Junior membuat mata dunia terbelalak, semua mencibir apakah industri sepak bola menjadi sekapitalis seperti sekarang?

Perpindahan Neymar Jr.  dari Barcelona ke Paris Saint Germain  menjadi penyebabnya.

Biaya perpindahan itu memakan dana sekitar 222 juta euro atau setara Rp3,48 triliun.

Di media sosial pun banyak yang berkomentar, “Hanya  untuk membeli seorang pemain, apakah perlu mengeluarkan uang hingga triliunan?”

Bahkan ada meme yang terdiri dari dua foto,  di atas ada foto Neymar dan di bawah ada foto anak-anak yang kelaparan dan meminta uang.

Nah, dengan Rp3,48 triliun itu, sebenarnya bisa buat apa saja?

Kalau di Indonesia lagi ramai proyek infrastruktur, jumlah dana transfer Neymar itu pun bisa  digunakan untuk pembangunan salah satu ruas jalan tol di Jawa.

Rata-rata proyek pembangunan jalan tol di Jawa membutuhkan dana kredit dari bank secara sindikasi sekitar Rp3 triliun sampai Rp5 triliun.

Bisa juga membiayai hampir separuh paket palapa ring timur yang mendapatkan pembiayaan sindikasi dari perbankan dengan total nilai Rp4 triliun.

Selain itu, dana transfer Neymar ke klub ibukota Prancis itu juga  bisa membantu 12% pembiayaan LRT Jabodebek yang membutuhkan pendanaan hingga sekitar Rp26,7 triliun.

Kalau  ingin dijadikan modal bank di Indonesia,  nilai Rp3,48 triliun itu langsung membawa banknya ke papan tengah.

Selain itu, dana transfer Neymar juga bisa untuk menyuntik modal PT Bank Mumalat Indonesia Tbk. yang tengah menanti suntikan modal dari pemegang sahamnya yang tak kunjung cair dengan nilai Rp2,2 triliun.

Lewat tambahan Rp3,48 triliun, bank syariah pertama di Indonesia itu bisa  langsung naik kelas menjadi kelompok BUKU III dengan syarat permodalan sekitar Rp5 triliun sampai Rp30 triliun.

BACA JUGA : Transfer Pemain Bola Makin Gila

 

Namun, itu semua hanya pengandaian dana transfer Neymar digunakan untuk segala lini bisnis di Indonesia.

Memang bukan salah Neymar kalau kapitalisasi sepak bola  jadi semakin tinggi.

Tidak patut juga menyalahkan  pemilik PSG yang mau merogoh koceknya untuk melihat gocekan Neymar dengan seragam PSG.

Transfer Neymar itu pun langsung memecahkan rekor Paul Pogba yang pindah dari Juventus ke Manchester United pada tahun lalu.

Kala itu, Pogba kembali ke Old Trafford dengan mahar senilai 98 juta euro atau setara Rp1,53 triliun.

Sebenarnya, PSG sudah memburu Neymar juga sejak tahun lalu.

Sayangnya, Neymar masih belum silai mata dengan tawaran gaji besar dari PSG.

Rencana  PSG itu akhirnya terealisasi pada semester II/2017, bintang asal Brasil itu resmi menggunakan saragam PSG.

Untung dari Neymar

Lalu, apa  yang didapatkan PSG selain jasa  Neymar dalam mengolah bola dengan seragamnya?

PSG memang butuh penyerang andal baru setelah Zlatan Ibrahimovic pindah ke Manchester United.

Klub Prancis itu harus memiliki sosok sepadan di lini depan untuk mendampingi Edison Cavani.

Namun, bukan hanya jasa mengolah bola saja yang didapatkan PSG dari keberadaan Neymar tersebut.

Dari sisi penjualan atribut seperti seragam atau jersey PSG juga mencatatkan kenaikan pasca Neymar datang.

Dalam sehari, disebut jersey  dengan nama punggung Neymar laku hingga 1 juta euro atau setara Rp15,69 miliar.

Kalau misalnya, konsisten setiap hari laku dengan nilai serupa, PSG membutuhkan waktu sekitar 400 hari atau setahun lebih dikit untuk  bisa balik modal.

Pasalnya  angka  pendapatan jersey itu dibagi dua  dengan vendor seragam tim asal Paris tersebut.

Lalu, bila ternyata membutuhkan waktu seminggu untuk mendapatkan 1  juta euro, berarti PSG membutuhkan 400 minggu atau sekitar 9 tahun agar bisa  balik modal, padahal Neymar hanya dikontrak 5 tahun.

Nah, bila ternyata baru mendapatkan pendapatan dari jersey Neymar itu 1 juta euro per bulan, berarti PSG membutuhkan waktu sekitar 30 tahun untuk balik modal.

Wah, benar-benar fantastis sekali ya, setelah transfer Pogba cukup menggegerkan pada tahun lalu.

Kini Neymar ditransfer dengan jumlah lebih tinggi satu kalinya dibandingkan dengan nilai pemain timnas Prancis tersebut.

Apakah, tahun depan rekor transfer Neymar pecah lagi? Benar-benar sepak bola kini hanya berbicara uang, bukan permainan yang indah.

 

2 thoughts on “Transfer Neymar, Bukti Kapitalisasi Sepakbola?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.