Berburu Debitur Kredit Tanpa Agunan

Kredit tanpa agunan atau KTA menjadi andalan ketika ada kebutuhan dana jangka dekat.

Merespons kebutuhan itu, beberapa bank pun menjadikan produk itu sebagai penyokong kinerja penyaluran kredit konsumsi.

Apalagi, pada 2017, beberapa bank menekankan untuk dorong pertumbuhan  segmen ritel , yakni konsumer dan usaha kecil dan menengah.

Alasannya, kredit konsumsi sepanjang 2016 mencatatkan pertumbuhan paling moncer ketimbang kredit modal kerja dan investasi.

Begitu juga dari segi kualitas kredit yang pertumbuhannya paling rendah sepanjang tahun lalu.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit konsumsi mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,76% menjadi Rp1.202 triliun pada 2016 dibandingkan dengan 2015.

Nominal kredit bermasalahnya pun naik sebesar 11,06% menjadi Rp18,42 triliun.

Untuk kredit modal kerja mencatatkan pertumbuhan lebih rendah dari konsumsi sebesar 6,93% menjadi Rp2.049 triliun, sedangkan dari segi nominal kredit bermasalahnya naik sebesar 28,42% menjadi Rp73,59 triliun.

Lalu, kredit investasi mencatatkan kenaikan sebesar 8,64% menjadi Rp1.125 triliun, dengan nominal kredit bermasalah naik sebesar 33,56% menjadi Rp36,12 triliun.

Dalam strategi mendorong kredit konsumsinya itu, bank pun menyebut akan mengandalkan KTA sebagai salah satu penyokongnya.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk. menjadi salah satu yang akan mendorong pertumbuhan segmen ritel  lewat personal loan, termasuk KTA.

Direktur Community Financial Service Bank Maybank Indonesia Jenny Wiriyanto mengatakan, pada tahun lalu, bisnis personal loan perseroan mengalami kontraksi.

Namun, pada tahun ini, perseroan optimistis bisa kembali positif dengan menyiapkan beberapa strategi baru.

BACA JUGA : Pupuk Tabungan Demi Cicilan KPR Ringan

 

“Kami optimistis pertumbuhan kredit dari segmen ritel bisa dua digit pada tahun ini, setidaknya sama dengan industri. Penyokongnya, bisa dari personal loan maupun KPR [kredit pemilikan rumah],” ujarnya pada pekan lalu.

Dari presentasi kinerja pada 2016, bisnis kartu kredit dan personal loan perseroan mencatatkan penurunan sebesar 12,7% menjadi Rp3,1 triliun dibandingkan dengan 2015.

Dari situs Maybank Indonesia, perseroan memiliki produk KTA dengan spesifikasi pinjaman maksimal Rp150 juta untuk debitur non payroll.

Lalu, untuk debitur payroll memiliki plafon maksimal hingga Rp250 juta.

Tenor pinjaman pun dari satu sampai lima tahun dengan suku bunga mulai dari 0,99% per bulan.

Di sisi lain, PT Bank CIMB Niaga Tbk. pun juga berencana memperdalam pangsa pasar KTAnya dengan menyentuh segmen pensiunan.

Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, untuk menyokong pertumbuhan kredit konsumer pada tahun ini, perseroan berencana melakukan relaunch beberapa produk.

Salah satunya, meluncurkan produk KTA untuk pensiunan.

“Alasan kami masuk ke KTA segmen pensiunan bukan berarti pasarnya tengah bagus saja, tetapi memang ingin berkontribusi memberikan pembiayaan yang murah kepada segmen tersebut di luar penyelenggara yang sudah ada,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk produk KTA, perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 34% sepanjang tahun lalu.

“Untuk tahun ini, kami mematok untuk bisa menjaga pertumbuhan KTA pada kisaran 20%,” ungkapnya.

Adapun, dari situs CIMB Niaga, perseroan memiliki produk KTA CIMB Niaga Xtra Dana dengan spesifikasi maksimal pinjaman hingga Rp200 juta.

Untuk tenor pinjamannya tersedia hingga empat tahun.

Kredit Tanpa Agunan Genjot Konsumer

Lalu PT Bank DBS Indonesia juga mengandalkan KTA dalam meyokong bisnis konsumernya pada tahun ini.

Direktur Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia Wawan Salum mengatakan pada 2016, perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dari bisnis konsumer sebesar 62% dibandingkan dengan 2015.

Adapun, kontributor yang mendorong pertumbuhan dalam kinerja bisnis konsumer Bank DBS Indonesia antara lain, sebanyak 49% dari produk kelolaan dana atau wealth management, 31% dari KTA, dan 20% dari dana pihak ketiga (DPK).

“Pada tahun ini, kami pun mengincar pertumbuhan bisnis konsumer bisa naik sebesar 18% dari tahun lalu,” ujarnya.

Perseroan pun memiliki produk KTA Dana Bantuan Sahabat dengan spesifikasi pinjaman antara Rp5 juta sampai Rp200 juta

Produk KTA itu pun memiliki tenor dari 12 bulan sampai 36 bulan dengan tingkat bunga mulai 0,95% per bulan.

Nah,  sebagai nasabah,  silahkan memilih bank mana yang paling cocok dari spesifikasi produk dan juga perasaan nyaman untuk bertransaksi mengajukan pinjaman.

 

Keterangan :

Terbit di harian Bisnis Indonesia

Sumber Foto :

doctor rupiah

 

4 thoughts on “Berburu Debitur Kredit Tanpa Agunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.