Digimon Tri Kyousei, Kejutan Tewasnya Anak Terpilih

Selepas menonton Digimon Tri, jadi teringat waktu sekolah dasar (SD) dulu, saya buru-buru mengerjakan soal tes kenaikan tingkat les Bahasa Inggris yang diadakan pada Minggu Pagi.

Alasan saya buru-buru mengerjalan soal tes itu adalah karena tidak ingin tertinggal episode Digimon Adventure 01 dan beberapa kartun Minggu lainnya.

Setelah selesai mengerjakan tes, saya pun langsung menggoes sepeda mungil kala itu untuk bisa segera sampai ke rumah.

Lalu, kehadiran serial anime Digimon Tri sejak 2015 yang disebut akan dirilis enam bagian sampai musim panas 2018 nanti seolah membuat ingin bernostalgia.

Teranyar, pada 30 September 2017, Digimon Tri 5 : kyousei akhirnya tayang. Penantian panjang setelah Digimon Tri 4 terakhir tayang pada Februari 2017.

Melihat antusias saya menunggu serial anime itu, bukan berarti film kartun buatan Jepang itu benar-benar bagus dan fenomenal.

Dari segi alur cerita, Digimon Tri tampaknya kalah seru dibandingkan sensasi menonton Digimon Adventure 01 dan 02 sewaktu kecil dulu.

Kalau dilihat, dari lima chapter yang sudah tayang, mayoritas setiap bagian lebih banyak kisah drama.

Kalau dilihat dari empat episode setiap bagian, dua setengah episode akan mengisahkan drama para anak-anak terpilih itu, sedangkan satu setengah episode baru kisah pertempurannya.

Menurut saya wajar sang pembuat film membuat alur seperti itu, karena segmen penonton yang diincar adalah penikmat digimon yang dulu masih kecil dan sekarang sudah dewasa.

Hal itu pula yang membuat saya begitu penasaran dan ada rasa nostalgia setiap menyaksikan kisah di Digimon Tri.

Tentang Seri Kelima Digimon Tri

Khusus untuk seri Digimon Tri yang kelima, tanpa bermaksud membocorkan cerita, kisah Digimon Tri kyousei ini pun alurnya tidak jauh berbeda dengan bagian sebelumnya, mayoritas bumbu drama kemudian di akhir bumbu pertempuran dengan penutup yang menggantung.

Namun, ada kejutan yang tidak ada dalam benak saya sebelumnya, yakni salah satu anak terpilih dianggap tewas di dunia digital.

Sebelum salah satu anak terpilih ini tewas, ada sebuah adegan yang menurut saya sangat drama.

Adegan itu ketika salah satu anak terpilih yang dianggap tewas itu mengontak ibunya, kemudian ibunya memberikan pesan agar dia menjaga digimon partnernya.

Di situ diberikan kesan kalau sang ibu sangat percaya dengan anaknya bisa selamat dari kejadian berbahaya seperti apapun.

Dia pun berpikiran positif kalau anaknya bersama digimon partnernya akan pulang ke rumah untuk makan malam. Sang ibu sudah menyiapkan masakan yang enak dan banyak.

Di luar itu, entah kenapa saya memperkirakan si anak terpilih ini belum tewas. Kemungkinan dia akan bertemu dengan tokoh anak terpilih digimon adventure 02.

 

BACA JUGA : Demam Lagu Anime Tidak Lekang Oleh Waktu

 

Soalnya, anak terpilih Digimon 02 digambarkan tengah terjatuh di dunia digital pada seri pertama Digimon Tri.

Di tengah situasi genting, ada pula adegan yang ingin dibuat sebagai pemecah suasana yakni, ketika Yamato ternyata takut sama cerita hantu.

Ini menjadi adegan transisi antara bagian drama menjelang pertempuran.

Pada adegan pertempuran, semakin diperjelas kalau peran Alphamon adalah mewakili Yggdrasil yang ingin menangkap Meicoomon untuk dimanfaatkan kemampuannya.

Di sisi lain, ada Jessmon yang mewakili Homeostasis yang ingin membunuh Meicomon.

Lalu, posisi anak-anak terpilih masih tidak jelas, mereka bertempur melawan Alphamon, tetapi tidak pula mendukung Homeostasis yang ingin membunuh Meicomon.

Hingga pertarungan terhenti, satu anak terpilih tewas dan Tailmon berubah menjadi Ophanimon, semuanya masih menggantung. Semua itu tampaknya akan terjawab pada Digimon Tri 6 : Bokura No Mirai atau our future.

Misteri Ophanimon

Sementara itu, ada satu fakta yang terungkap terkait perubahan akhir Tailmon. Warganet sempat heboh terkait perubahan akhir Tailmon.

Pasalnya, pada Digimon Movie 02, perubahan akhir Tailmon adalah Holydramon, tetapi jelang tayang Digimon Tri 5 malah muncul sosok Ophanimon.

Sampai ada yang beranggapan, Holydramon adalah perubahan akhir Tailmon tanpa gelang suci di ekornya.

Lalu, Ophanimon adalah perubahan akhir Tailmon dengan gelang suci di ekornya.

Ternyata, semua itu saya pikir keliru, perubahan akhir Tailmon yang sesungguhnya tetap Holydramon.

Namun, dalam bagian kelima, Tailmon berubah menjadi Ophanimon dalam mode Falldown. Apa itu fase Falldown? saya juga enggak tahu, saya sih anggapnya kayak Greymon berubah jadi SkullGreymon waktu itu saja.

Walaupun, kalau dilihat secara historis digimon, Ophanimon yang bukan mode Falldown ini seperti, Seraphimon perempuan.

Mungkin jawaban itu pun bisa terungkap pada bagian keenam yang diprediksi tayang pada musim panas tahun depan.

 

Sumber foto

den of geek

The Artifice

Insgrum

Topsy.One

 

3 thoughts on “Digimon Tri Kyousei, Kejutan Tewasnya Anak Terpilih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.