Harbolnas Gramedia.com, Buku yang Tak Akan Sampai

Iklan pesta diskon hari belanja online nasional yang ditawarkan Gramedia.com tampaknya berakhir tragis. Banyak warganet yang menghujat akun media sosial toko buku online itu karena buku yang dipesan tidak ada kabar sejak 12 Desember 2017 sampai saat ini.

Saya pun mengalami hal serupa, dari enam buku yang dipesan di sana, lima buku sudah sampai, sedangkan satu buku lagi tidak ada kabar.

Beberapa pihak yang merasa bukunya sudah sampai atau tidak ikut memesan di Gramedia.com berceloteh, “Namanya juga beli diskonan, jadi wajar kalau begitu.”

Namun, saya tidak sependapat karena Gramedia.com yang memberikan diskon besar ketika Harbolnas itu menjanjikan buku sampai dalam dua hari.

Kecuali, toko buku online itu tidak membeberkan fasilitas gratis ongkos kirim dan pengiriman dalam dua hari, mungkin amukan dan kekecewaan pelanggan tidak seperti saat ini.

Saya pun tergiur pula dengan tawaran promo dari salah satu perusahaan Gramedia Group tersebut.

Pada 12 Desember 2017, saya akhirnya bisa menyelesaikan transaksi, sebelumnya pada 2016 saya gagal menyelesaikan transaksi karena padatnya lalu lintas yang masuk ke situs toko buku online tersebut.

Saya pun menerapkan strategi agar bisa menyelesaikan transaksi jelang harbolnas tersebut.

Strateginya antara lain, saya sudah memilih buku yang akan dibeli sehari sebelum dimulainya pesta diskon belanja online di toko buku online tersebut.

Semua buku yang diinginkan sudah masuk keranjang, lalu tepat pukul 00:01 WIB 12 Desember 2017, saya tinggal menyelesaikan transaksi.

Enam buku senilai Rp201.300 pun bisa terbayarkan tinggal menanti pengiriman dari Gramedia.com yang saat itu katanya cuma dua hari.

Sayangnya, saya tidak mendapatkan kabar pasti setelah seminggu pasca 12 Desember 2017. Salah satu teman malah sudah mencak-mencak.

BACA JUGA : Latah Biografi, Industri Buku Monoton

 

“Mana, kata lu dua hari bukunya sampai,” ujarnya yang tergiur dengan cerita saya terkait pesta diskon harbolnas Gramedia.com.

“Ya, kan gue cuma ngasih informasi apa adanya, mana tahu kalau jadi begini,” jawab saya polos.

Beberapa hari dari mencak-mencaknya teman saya, Gramedia.com mengumumkan akan mengirimkan buku yang sudah dibayar paling lambat 23 Desember 2017.

Saya mengetahui itu ketika sudah tanggal 21 Desember 2017, dengan kata lain sebentar lagi semua buku sampai.

Benar saja, pada 22 Desember 2017 pagi, ketika sedang di toilet, ada kurir barang teriak-teriak kalau ada kiriman. Saya pun buru-buru memakai baju [soalnya niat mau mandi tadinya] dan keluar menghampiri si kurir.

Paket berisi tiga buku sampai, saya dengan semangat membukanya dan ketiga buku yang saya beli itu sampai tanpa cacat.

Tiga buku terkirim bukan berarti persoalan selesai, saya cukup galau karena tidak bisa memastikan nasib buku yang belum dikirim.

Pasalnya, setelah tiga buku pertama dikirim, status pengiriman di situs Gramedia.com menjadi sudah dikirim sebagian.

Jadi, saya tidak bisa mengecek apakah buku yang lain akan dikirim atau tidak. Apalagi, kode pengiriman dari jasa kurir juga belum masuk ke email.

Memasuki tahun baru 2018, tiga buku saya lainnya belum dikirim dan tanpa kabar juga.

Saat itu, [seingat saya] Gramedia.com kembali mengumbar janji kalau semua buku akan dikirim paling lambat akhir pekan pertama Januari 2018.

Saya masih mencoba bersabar menunggu, tetapi sayangnya buku yang dinantikan tidak kunjung tiba.

Lewat pekan pertama Januari, saya mulai mencoba mention maupun direct message akun Twitter @Gramediadotcom dengan data yang lengkap.

Apa daya, admin @Gramediadotcom tidak mengindahkan keluh kesah karena ketidakpastian kapan buku yang sudah saya bayar tiba.

BACA JUGA : ARK Xpres Sudah Kirim 75% Buku yang Dipesan Di Gramedia.com

Pada awal pekan kedua, muncul berita kalau ARK Xpres, mitra kurir Gramedia.com, mengklaim sudah mengirimkan 75% buku yang dipesan di Gramedia.com.

Sontak, berita itu membuat banyak warganet yang juga pemesan buku mention maupun komentar di media sosial Gramedia.com tersebut.

Mereka banyak yang bertanya-tanya ada muncul angka 75% buku sudah dikirim, tetapi buku mereka belum ada yang sampai.

Lebih parahnya, ada pembeli buku di Gramedia.com yang  pesanannya belum tiba, tetapi tercatat sudah terkirim.

Pada pekan ketiga Januari, dua dari tiga buku saya yang belum terkirim tiba. Dengan begitu, tinggal tersisa satu buku lagi yang belum terkirim.

Di sisi lain, Gramedia.com kembali mengeluarkan permohonan maaf atas keterlambatan pengiriman buku tersebut.

BACA JUGA : Pesanan Membludak, Gramedia Mohon Maaf Pengiriman Terlambat

Namun, kegusaran warganet pemesan buku tidak tertahankan lagi, akun Twitter Gramedia.com sempat menawarkan pre order buku salah satu penulis, tetapi berakhir dengan komentar terkait kacaunya harbolnas Gramedia.com.

Saya yang sempat melakukan protes terus-terusan di akun media sosial Gramedia.com melihat akun toko buku online itu pun tidak aktif lagi.

Tidak ada postingan baru maupun balasan atas mention dari konsumen yang sangat kecewa.

Saya sekali menghubungi customer service via chat web, tetapi tidak ada hasil yang diperoleh.

Tebusan Dosa Gramedia.com

Sampai hari ini, saya mendapatkan email terkait pilihan untuk tetap mencari buku ditambah dengan kupon diskon 15% belanja di Gramedia.com atau refund dengan tambahan voucher potongan harga belanja di Gramedia.com.

Saya pun memutuskan untuk melakukan refund ketimbang berharap buku saya akan sampai, walaupun harga satu buku yang belum sampai itu Rp38.000.

Menariknya, mereka memberikan diskon potongan harga hanya untuk belanja di Gramedia.com.

Mungkin niatnya untuk menghilangkan trauma buku-buku yang tidak kunjung sampai dan tebus dosa kesalahan tersebut.

Namun, kalau dipikir-pikir males juga mendapatkan voucher potongan harga, tetapi belanjanya di Gramedia.com.

Soalnya, bisa saja hal yang sama terulang lagi mengingat asumsi semua pemesan harbolnas mendapatkan voucher diskon.

Jadi, volume transaksi bisa kembali membludak dan Gramedia.com kembali kewalahan dalam memenuhi pemesanan yang sudah di bayar tersebut.

Jujur saja, saya beberapa kali memesan buku secara online di beberapa situs, pelayanannya tampak lebih baik ketimbang Gramedia.com yang membawa nama besar toko buku Gramedia.

Intinya sih, saya kapok belanja harbolnas di Gramedia.com, mungkin juga akan menghindari belanja online di Gramedia.com kapan pun waktunya.

Takut, bukunya sampainya berbulan-bulan hehe.

sumber foto : Moola.id

 

 

2 thoughts on “Harbolnas Gramedia.com, Buku yang Tak Akan Sampai

  1. aku sempat kepincut mau beli waktu promo itu. tapi untunglah urung. mungkin sistem dari gramedia yg belum bisa memantau kondisi stok sehingga akhirnya ketika ada permintaan yg tinggi utk item buku tertentu, merka jadi gak bisa kirim.
    untuk nama besar gramedia, kondisi ini jelas sangat mengecewakan. semoga aja tahun depan sistemnya bisa diperbaiki lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.