Yuk Jadi Baik Dari Hal Kecil dengan Mudah

“Aku ingin jadi pahlawan super supaya bisa menyebarkan kebaikan yah,” ujar anak kecil yang kutemui di jalan. Dia sedang menjawab pertanyaan ayahnya terkait cita-cita di masa depan nanti.

Jawaban anak kecil itu pun membuat ayahnya tersenyum tipis.

“Pasti gara-gara kamu sering nonton film pahlawan super ya?”

Sang anak pun mengangguk sambil kegirangan dan memeluk action figure salah satu pahlawan super.

Nah, apakah berbuat kebaikan harus menjadi pahlawan super terlebih dulu?

Tentunya tidak, #JadiBaik itu enggak perlu jadi pahlawan super kok. Hal kecil yang memberikan manfaat kepada orang terdekat pun sudah termasuk #JadiBaik. 

Nih, ada beberapa pengalaman #JadiBaik di bulan baik yakni, Ramadan, dalam hal yang kecil saja selama Ramadan kemarin. Mungkin ini bisa menjadi inspirasi maupun tips bagi yang memulai #JadiBaik di bulan baik mulai dari hal kecil.

Berbagi Makanan Buka Puasa

Berbagi makanan buka puasa tidak selalu harus dalam jumlah besar, tetapi dalam jumlah kecil pun tidak masalah. Paling penting, orang yang diberikan benar-benar membutuhkan.

Bahkan, untuk #JadiBaik di bulan baik bisa dilakukan tanpa harus merogoh kocek sendiri.

“Wah, maksudnya, pake duit orang lain, tetapi kita yang kasih, calo dong?”

Maksudnya, ketika acara buka puasa bersama, terutama dalam acara-acara itu suka banyak nasi kotak yang berlebih. Nah, kalian bisa ambil nasi kotak baru yang tersisa untuk berbagi dengan orang di luar sana yang membutuhkan.

Hal itu terjadi pada saya, ketika ada nasi kotak berlebih dari acara buka bersama yang diadakan salah satu instansi. Saya pun mengambil satu kotak untuk diberikan kepada orang di jalan. Tak jauh dari tempat acara, ada pemulung yang tengah istirahat di halte bus.

Dengan menyapa terlebih dulu, saya pun memberikan nasi kotak yang masih hangat itu. Dia pun menerima dengan hangat dan sangat berterima kasih. Itu salah satu cara #JadiBaik di bulan yang baik dari hal kecil.

Memberikan Tip Kepada Driver Ojek Online

Sekarang siapa yang enggak pernah naik ojek online? pasti mayoritas terutama pekerja produktif, terutama di kota besar, bakal rajin naik ojek online tersebut.

Nah, ketika Ramadan kemarin, saya naik ojek online dan drivernya meminta saya memberikan tip Rp5.000, tetapi dia akan mengganti uang tip yang saya berikan tersebut. Awalnya, saya enggak terlalu paham tujuannya karena suara driver terganggu angin malam yang cukup kencang kala itu.

“Gini mas, jadi saya mau redeem uang narik saya nih Rp50.000, tetapi kurang Rp5.000 lagi. Jadi, saya minta mas kasih saya tip 5.000 lewat aplikasi, nanti saya bayar,” jelas sang driver.

Akhirnya, saya pun paham dan mengiyakan keinginan sang driver yang kayaknya sedang membutuhkan uang tunai.

Ketika sampai tujuan, saya pun menunjukkan kepadanya telah memberikan tip Rp5.000. “Tujuannya bukan buat riya loh, biar memberikan kepastian kepada si drivernya.”

Namun, saya menolak tip itu dibayar lagi sama drivernya. “Enggak usah bang, santai aja lah,” ujarnya saya.

“Beneran enggak apa-apa mas? saya jadi enggak enak loh, tapi saya enggak dikomenin yang buruk atau bintangnya dikurangin kan?” tanya si driver.

“Ya enggaklah bang, lagian kan tadi abang sudah lihat dikasih bintang lima hehe,” ujarnya.

Dia pun berterima kasih dan kita sudah #JadiBaik di Bulan Baik dari hal yang kecil.

Dengan #PakeTCASH , #JadiBaik Tidak Terhalang Kesibukan

Nah, terakhir nih, kalian yang pekerja muda produktif pasti merasa selalu disibukkan dengan pekerjaan selama 24 jam penuh. Jadi, suka muncul alasan tidak sempat #JadiBaik , terutama di bulan baik, karena kesibukan tersebut.

Misalnya, mau berbagi dengan anak yatim piatu atau kaum membutuhkan lainnya, tetapi kalian merasa tidak ada waktu untuk ke tempat yatim piatu atau sebagainya.

Kalau, ada yang masih menggunakan alasan itu berarti kurang update soal perkembangan teknologi, termasuk sistem pembayaran nih.

Padahal, Bank Indonesia sudah mengampanyekan gerakan nasional nontunai (GNNT) atau bahasa inggrisnya cashless society loh.

Dengan bertransaksi nontunai, harapannya transaksi bisa lebih efisien dari segi waktu maupun prosesnya. Jadi, enggak ada risiko duit ilang di jalan, di palak preman, enggak bisa kasih uang karena enggak sempet ketemu, dan sebagainya.

Begitu juga untuk #JadiBaik di bulan baik, kalian bisa manfaatkan teknologi uang elektronik yang ada seperti, yang lagi ngehits sekarang loh kayak TCASH. Kalian tinggal download aplikasi TCASH Wallet di Appstore dan Googleplay sudah bisa langsung #PakeTCASH.

Lalu, ada dua jenis akun TCASH yakni, basic service yang maksimal saldo Rp2 juta dan tidak bisa tarik saldo, serta full service dengan saldo maksimum Rp10 juta dan bisa tarik saldo.

Kalian pun bisa #JadiBaik di Bulan baik dengan #PakeTCASH loh. Caranya? dalam transaksi TCASH pada menu bayar/beli ada opsi untuk memberikan donasi.

Nahmerchant TCASH untuk donasi ini pun ada banyak yakni, Bazis, Lazis NU, UPZ MTT, Rumah Zakat, Lazis MU, dan Dompet Dhuafa. Itu lembaga donasi apaan sih? bisa dicek di infografis ya.

Proses transaksi TCASH pun mudah, tinggal pilih merchant TCASH untuk donasi. Setelah itu, kalian bisa langsung masukin nominal yang mau diberikan, transaksi pun selesai. Enggak ada semenit pun transaksi tuntas dan kamu sudah #JadiBaik di bulan Balik

Kalian pun bisa #JadiBaik enggak hanya dibulan baik, tetapi di setiap waktu. Soalnya,  #PakeTCASH mudah dan cepat banget.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.