Jalan Panjang Liliyana, Legenda Butet dari Manado

Makin Ganas Bersama Owi

Pasangan baru Indonesia Butet/Owi, sapaan akrab Tontowi, langsung menggebrak Macau. Tanpa basa-basi, mereka langsung meraih gelar di Macau Open. 


Pada babak final, mereka mengalahkan sesama pemain Indonsia yakni, Hendra Aprida/Vita Marissa 21-14.21-18. 


Keganasan Butet/Owi berlanjut pada turnamen keduanya yakni, Taiwan Grand Prix Gold 2010. Mereka hampir mencatat gelar keduanya secara berturut-turut, tetapi Hendra Aprida/Vita Marissa berhasil mengalahkan BUtet/Owi di final dengan skor 20-22, 21-14, 20-22. 


Pada penampilan pertama di kejuaraan dunia, pasangan ini hanya bisa mencapai babak perempat final. Butet/Owi dikandaskan pasangan China Zheng Bo/ Majin dua set langsung 19-21, 21-23. 


Pada tahun pertamanya berpasangan dengan Owi, Butet juga kembali meraih gelar di Indonesia GPG 2010 setelah mengalahkan pemain Indonesia lainnya Markis Kido/Lita Nurlita 21-11, 21-13. 


Memasuki 2011, Butet/Owi makin trengginas. Bahkan, mereka mendapatkan tiga gelar berturut-turut yakni, India Open, Malaysia Open, dan Singapura Open. 


Selain itu, pasangan yang sempat berstatus peringkat 1 dunia itu juga meraih gelar di Macau Open dan Emas Seagames 2011. 


Bersama Owi, perlahan tapi pasti Butet melengkapi gelarnya seperti, juara All England sampai Emas Olimpiade. 


Secara keseluruhan, Liliyana telah menyicipi 3 gelar All England dan 2 gelar juara dunia bersama Owi.

1 thought on “Jalan Panjang Liliyana, Legenda Butet dari Manado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.