Berburu SBR004, Ketika Agen Konvensional Tak Seramah Agen Kekinian

Investasi Saving Bond Ritel atau SBR004 sempat heboh banget sejak Agustus 2018. Gue salah satu yang tertarik menempatkan sebagian dana di instrumen itu soalnya jiwa nasionalis yang tinggi ditambah imbal hasilnya ‘kayaknya’ lumayan.

Cuma, gue ada kritik buat agen penjual dari perbankan nih. Jadi, gue langsung ke kantor cabang bank ketika memutuskan untuk menempatkan dana di SBR004 tersebut.

Tingkat  kantor banknya cabang pembantu di daerah Tangerang, ketika gue mau ajukan investasi di SBR, customer servicenya sedikit bingung. 

Dia pun menghubungi pimpinan cabangnya. Alhasil, gue diajak ngobrolnya sama si bos cabang pembantu tersebut. 

Cuma, si pimpinan cabang ini bukannya mempermudah gue untuk investasi di SBR004, dia malah menawarkan produk investasi bercampur asuransi. 

View this post on Instagram

Ayo siapa yang butuh alternatif investasi? _ Nah, saat ini pemerintah sedang menawarkan Saving Bond Ritel SBR004 loh. Pemerintah memberikan kupon SBR004 minimal sebesar 8,05% loh, lebih besar dari bunga deposito. Tingkat kupon itu mengacu suku bunga acuan BI 7DRRR + 255 basis poin. _ Kupon SBR itu bersifat floating, jadi ketika BI menaikkan suku bunga berarti kupon juga akan naik, tetapi kalau BI menurunkan suku bunga tingkat kupon tidak akan turun hingga di bawah batas minimal. _ Kabarnya, Kementerian Keuangan menaikkan kuota SBR004 ini hingga Rp4 triliun dari target sebelumnya hanya Rp1 triliun. Apakah ini respons positif masyarakat Indonesia membantu negaranya atau karena kupon yang ditawarkan cukup menarik? _ #Bisniscom #Investasi #Obligasi #SBR004 #KementerianKeuangan #Srimulyani #SuratUtang #Belanegara #BankIndonesia #Investment #Savingbondritel #Keuangan #Financial

A post shared by Bisniscom (@bisniscom) on

“Kamu kan masih muda, nih ada produk bagus investasi campur asuransi. Nanti, saya panggil ya yang mengurusi hal ini,” ujarnya. 

Gue tidak mengiyakan setuju, tetapi tidak menggelengkan kepala tidak. Akhirnya, dia memanggil bawahannya untuk instrumen asuransi campur investasi tersebut. 

Sang bawahannya menjelaskan panjang lebar tentang produk kombinasi tersebut. Gue yang sudah berkali-kali ditawarkan produk serupa pun hanya ngangguk-ngangguk saja. 

“Jadi, mas tertarik?”

Gue pun berdalih membutuhkan konsultasi terlebih dulu dengan istri. Akhirnya, mereka setuju dan tidak melanjutkan obrolan terkait instrumen asuransi campur investasi tersebut. 

“Saya lagi ngejar target yang produk asuransi nih, susah bangetNah, saya juga mau minta tolong nih ke kamu, kalau di kantor lagi butuh asuransi swasta kontak saya ya. Ada produk kerja sama salah satu asuransi nih,” ujarnya seperti curhat.

Nomor Billing SBR004 Tak Kunjung Sampai

Gue tersenyum dan kembali fokus membahas SBR004. Si pimpinan cabang pun memberikan formulir buka rekening investor yang banyak sekali pertanyaannya. 

Duh, SBR004 itu mah cepat habis kuotanya, saya enggak yakin nih kamu dapat jatah atau enggak,” ujarnya. 

Gue pun hanya berikan senyuman tipis kepada si pemimpin cabang. 

“Nanti, kamu dikasih nomor billing SBR004 buat transaksi di internet banking ya,” ujarnya

gue mengangguk, entah ini sudah menjadi anggukan yang keberapa untuk hari itu. 

Selesai mengisi formulir, gue pun kembali ke customer service untuk merampungkan pembuatan internet banking

“Nanti, nomor billingnya dikirim ya, jadi ketika transaksi tinggal masukin nomor itu saja. Prosesnya, sekitar H+1 lah,” ujar salah satu customer service

Nah, sampai H+3, gue enggak dapat kabar nomor billing tersebut. Sempat terpikir kehabisan kuota SBR004, tetapi Kementerian Keuangan malah terus menaikkan batas kuotanya. 

Jadi, gue harusnya tetap bisa mendapatkan bagian untuk investasi di SBR004 tersebut.

Merasa agen konvensional merespons terlalu lambat, gue pun mencoba beberapa agen yang menjajakan langsung secara online

Agen SBR004 Online

Sayangnya, gue membutuhkan waktu sekitar sehari untuk proses pendaftaran menjadi anggota di agen yang menjajakan langsung lewat internet tersebut. 

Setelah pendaftaran anggota terverifikasi, Saya pun melakukan proses nomor billing yang memakan waktu selama satu hari alias H+1, seperti yang diucapkan customer service bank sebelumnya. 

Bedanya, agen penjaja SBR004 online ini tidak memberikan harapan palsu. Mereka mengirimkan nomor billingnya tepat H+1. 

Untungnya, gue sudah buat internet banking karena transaksi cuma bisa dilakukan dengan jaringan transaksi tersebut. 

Setelah memiliki nomor billingnya, gue pun tinggal langsung bayar hari itu dan resmi mendapatkan jatah di SBR004. 

Kalau begini, generasi millenial bakal lebih condong mendekati agen-agen penjaja online yang memberikan kemudahan. 

Padahal, gue sebagai pemuda ingin membantu negara dengan patungan menambal defisit lewat SBR004 loh. (Padahal, alasan utamanya tergoda dengan imbal hasil yang mencapai 8% dan ada kemungkinan naik seiring tren suku bunga acuan BI yang lagi naik juga)

Namun, keingingan itu hampir kandas karena agen penjual konvensional yang ogah-ogahan memberikan pelayanan. 

1 thought on “Berburu SBR004, Ketika Agen Konvensional Tak Seramah Agen Kekinian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.